Selasa, 15 Oktober 2019

BAB 5 "BARCHART (BAGAN BALOK) "


MANAJEMEN KONSRUKSI
Ir. Irika Widiasani, M.T. & Lenggogeni, M.T.

BARCHART (BAGAN BALOK)   
A. Pengertian Barchart
            Barchart merupakan salah satu metode penjadwalan yang sederhana dan mudah dimengerti. Barchart bahwa metode ini hanya digunakan untuk proyek yang kurang dari 100 kegiatan, karena jika lebih dari 100, maka akan menjadi sulit untuk dibaca dan digunakan Barchart adalah sekumpulan aktivitas yang ditempatkan dalam kolom vertical, sementara waktu ditempatkan dalam basishorizontal.
Meskipun memiliki segi-segi keuntungan, penggunaan metode bagan balok terbatas karena kendala-kendala berikut (Callahan, 1992) :
·         Tidak menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan yang lain, sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satu kegiatan terhadap jadwal keseluruhan proyek.
·         Sukar mengadakan perbaikan atau pembaruan, karena umumnya harus dilakukan dengan membuat bagan balok baru, padahal tanpa adanya pembaruan segera menjadi "kuno" dan menurun daya gunanya.
·         untuk proyek berukuran sedang dan besar, lebih-lebih yang bersifat kompleks, penggunaan bagan balok akan menghadapi kesulitan

B. Cara Membuat Barchart
            Penggunaan Barchnrt bertujuan untuk mengidentifikasi unsur waktu dan urutan dalam merencanakan suatu kegiatan, terdiri dari waktu mulai, waktu selesai dan pada saat pelaporan. Penggambaran Barchart terdiri dari kolom dan baris.
            Perincian yang terdapat pada barchart adalah sebagai berikut.
1. Pada sumbu horizontal X tertulis satuan waktu, misalnya hari, minggu, bulan, tahun. Waktu mulai dan akhir suatu kegiatan tergambar dengan ujung kiri dan kanan balok dari kegiatan yang bersangkutan.
2. Pada sumbu vertikal Y dicantumkan kegiatan atau aktivitas proyek dan digambar sebagai balok.
3. Perlu diperhatikan urutan antara kegiatan satu dengan lainnya, meskipun belum terlihat hubungan ketergantungan antara satu dengan yang lain.
4. Format penyajian barchart yang lengkap berisi perkiraan urutan pekerjaan, skala waktu, dan analisis kemajuan pekerjaan pada saat pelaporan.
5. Jika barchart atau bagan balok dibuat berdasarkan jaringan keia Activity on Arrow, maka yang pertama kali digambarkan atau dibuat baloknya adalah kegiatan kritis, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan nonkritis.

C. Kebutuhan dan Jadwal Tenaga Kerja
            Barchart dapat digunakan untuk menentukan jadwal kebutuhan tenaga kerja pada proyek konstruksi. Yang dimaksud dengan tenaga kerja di sini adalah besarnya jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan (Ibrahim, 2OO7).

D. Kebutuhan dan Jadwal Pemasukan Material
            Sama halnya dengan kebutuhan tenaga kerja, barchart dibutuhkan untuk menghitung jadwal pemasukan material pada pelaksanaan proyek. Yang dimaksud dengan bahan atau material adalah besarnya jurnlah bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan (Ibrahim, 2007).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

METDE SCHEDULE PROYEK DAN TIME SCHEDULE

1. Metode Schedule Proyek a. Definis Secara umum setiap proyek pasti membutuhkan suatu penjadwalan atau schedule dalam tahapan phase peren...