MANAJEMEN
KONSRUKSI
Ir.
Irika Widiasani, M.T. & Lenggogeni, M.T.
BARCHART
(BAGAN BALOK)
A.
Pengertian Barchart
Barchart merupakan salah satu metode
penjadwalan yang sederhana dan mudah dimengerti. Barchart bahwa metode ini
hanya digunakan untuk proyek yang kurang dari 100 kegiatan, karena jika lebih
dari 100, maka akan menjadi sulit untuk dibaca dan digunakan Barchart adalah
sekumpulan aktivitas yang ditempatkan dalam kolom vertical, sementara waktu
ditempatkan dalam basishorizontal.
Meskipun memiliki segi-segi keuntungan,
penggunaan metode bagan balok terbatas karena kendala-kendala berikut
(Callahan, 1992) :
·
Tidak menunjukkan secara spesifik
hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan yang lain, sehingga sulit
untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satu kegiatan
terhadap jadwal keseluruhan proyek.
·
Sukar mengadakan perbaikan atau
pembaruan, karena umumnya harus dilakukan dengan membuat bagan balok baru,
padahal tanpa adanya pembaruan segera menjadi "kuno" dan menurun daya
gunanya.
·
untuk proyek berukuran sedang dan besar,
lebih-lebih yang bersifat kompleks, penggunaan bagan balok akan menghadapi
kesulitan
B.
Cara Membuat Barchart
Penggunaan Barchnrt bertujuan untuk
mengidentifikasi unsur waktu dan urutan dalam merencanakan suatu kegiatan,
terdiri dari waktu mulai, waktu selesai dan pada saat pelaporan. Penggambaran
Barchart terdiri dari kolom dan baris.
Perincian yang terdapat pada barchart
adalah sebagai berikut.
1. Pada sumbu horizontal X tertulis
satuan waktu, misalnya hari, minggu, bulan, tahun. Waktu mulai dan akhir suatu
kegiatan tergambar dengan ujung kiri dan kanan balok dari kegiatan yang
bersangkutan.
2. Pada sumbu vertikal Y dicantumkan
kegiatan atau aktivitas proyek dan digambar sebagai balok.
3. Perlu diperhatikan urutan antara
kegiatan satu dengan lainnya, meskipun belum terlihat hubungan ketergantungan
antara satu dengan yang lain.
4. Format penyajian barchart yang
lengkap berisi perkiraan urutan pekerjaan, skala waktu, dan analisis kemajuan pekerjaan
pada saat pelaporan.
5. Jika barchart atau bagan balok dibuat
berdasarkan jaringan keia Activity on Arrow, maka yang pertama kali digambarkan
atau dibuat baloknya adalah kegiatan kritis, kemudian dilanjutkan dengan
kegiatan-kegiatan nonkritis.
C.
Kebutuhan dan Jadwal Tenaga Kerja
Barchart dapat digunakan untuk
menentukan jadwal kebutuhan tenaga kerja pada proyek konstruksi. Yang dimaksud
dengan tenaga kerja di sini adalah besarnya jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk
menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu kesatuan pekerjaan (Ibrahim, 2OO7).
D.
Kebutuhan dan Jadwal Pemasukan Material
Sama halnya dengan kebutuhan tenaga
kerja, barchart dibutuhkan untuk menghitung jadwal pemasukan material pada
pelaksanaan proyek. Yang dimaksud dengan bahan atau material adalah besarnya
jurnlah bahan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bagian pekerjaan dalam satu
kesatuan pekerjaan (Ibrahim, 2007).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar