MANAJEMEN
KONSRUKSI
Ir.
Irika Widiasani, M.T. & Lenggogeni, M.T.
DASAR-DASAR
MANAJEMEN
Sebelum
mendalami lebih jauh mengenai Ilmu Manajemen Konstuksi, perlu diketahui secara
singkat apa dan bagaimana manajemen agar menjadi landasan bagi pemahaman ilmu
Manajemen Konstruksi. Setelah membaca bab ini, mahasiswa diharapkan dapat
menjelaskan mengenai dasar-dasar ilmu manajemen, dimulai dari definisi,
klasifikasi manajemen, dan fungsi-fungsi manajemen.
A.
Pengertian
Manajemen
Pengertian
Manajemen, menurut Sidharta Kamarwan, dapat dilihat dari beberapa sudut pandang
(referensi), di antaranya sebagai berikut :
· Manajemen
sebagai suatu ilmu pengetahuan (management as a science) : adalah bersifat
interdisipliner yang dalam hal ini mempergi.rakan bantuan dari ilmu-ilmu
sosial, filsafat, dan matematika.
· Manajemen
sebagai suatu proses (management as a process) adalah serangkaian tahap
kegiatan yang diarrahkan pada pencapaian suatu tujuan dengan pemanfaatan
semaksimal mungkin sumber-sumber yang tersedia.
· Manajemen
sebagai kumpulan orang (managernent as people/ groLtp of' people) adalah suatu
istilah yang dipakai dalam arti kolektif untuk menunjukkan jabatan kepemimpinan
di dalam organisasi antara lain kelompok pimpinan atas, kelompok pimpinan tengah,
dan kelompok pimpinan bawah. (Kamar"wan, 1998).
Manajemen
diartikan sebagai kemampuan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian
tujuan melalui kegiatan sekelompok orang. Berdasarkan para ahli disimpulkan
bahwa manajemen dapat didefinisikan dari beberapa aspek. Meskipun demikian,
pengertian manajemen pada dasarnya mencakup suatu metode/teknik atau proses
untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara sistematik dan efektif, melalui
tindakan-tindakan perencanaan Qtlanning), pengorganisasian (organizing),
pelaksanaan (actuating) dan pengendalian (controlling) dengan memanfaatkan
sumber daya yang tersedia secara efisien.
B.
Klasifikasi
Manajemen
Pengklasifikasian
manajemen dibagi menjadi tingkatan manajemen, kemampuan manajemen, dan strategi
manajemen.
v Tingkatan
Manajemen
Manajemen biasanya
dalam perusahaan dibagi menjadi 3, yaitu :
·
Manajemen Puncak (Higher Management)
Manajemen puncak, yaitu kegiatan manajemen
yang berhubungan tlcngitn manajemen organisasi secara menyeluruh. Manajernya nrcrupakan manajer teratas (top
manager) yang bertugas dan lrrtanggung jawab atas keseluruhan organisasi.
·
Manajemen Menengah (Middle Management)
Manajemen menengah, yaitu kegiatan manajemen yang bcrhubungan dengan manajemen
pada bagian yang menjadi tzlnggung jawabnya. Manajerrrya merupakan manajer
menengah yang mengkoordinasi dan membawahi beberapa seksi level
menengat/fungsional pada struktur organisasi perusahaan.
·
Manajemen Tingkat Bawah (Lower
Management) Manajemen tingkat bawah, yaitu kegiatan manajemen yang berhubungan
dengan tingkatan operasional dan berhubungan langsung dengan tenaga-tenaga
operasional. Manajer pada tingkatan ini berada pada level bawah pada stmktur
organisasi perusahaan.
v Kemampuan
Manaiemen
Seorang
manajer dituntut memiliki kemampuan mengatur yang sesuai dengan posisinya,
untuk itu kemampuan manajemen tersebut dibagi menjadi tiga, yaitu conseptual
skill, human skjll, tecnical skill.
v Strategi
Manajemen
Dalam
melaksanakan analisis strategis bisnis suatu perusahaan dalam menggunakan model
strategi manajemen perlu ditinjau aspek-aspek sebagai berikut :
a. Misi
Perusahaan : Misi atau tugas yang diemban suatu perusahaan memiliki ciri yang
berbeda dari satu perusahaan dengan perusahaan yang Iain.
b. Profil
Perusahaan
c. Tujuan
Jangka Panjang : Tujuan jangka panjang perusahaan merupakan sasaran perusahaan di
dalam menjalankan usahanya, dapat meliputi profitabilitas, produktivitas, dan
posisi dalam persaingan.
d. Kebijakan
Dasar
e. Strategl
Oporarlonal
C.
Fungsi
Manajemen
Seperti
telah diuraikan sebelumnya, definisi manajemen adalah suatu metode atau proses
untuk mencapai suatu tujuan tertentu secara efektif dan efisien dengan
memanfaatkan sumber daya yang tersedia, yang dituangkan dalam fungsi-fungsi
manajemen.
Manajemen
memiliki fungsi-fungsi sebagai fungsi:
a. Perencanaan,
yaitu tindakan pengambilan keputusan yang mengandung datalinformasi, asumsi
maupun fakta kegiatan yang akan dipilih dan akan dilakukan pada masa mendatang
b. Pengorganisasian,
yaitu tindakan guna mempersatukan kumpulan kegiatan manusia, yang mempunyai
pekerjaan masing-masing, saling berhubungan satu sama lain dengan tata
cara'tertentu.
c. Pelaksanaan, menggerakkan orang yang tergabung
dalam organisasi agar melakukan kegiatan yang telah ditetapkan di dalam
planning.
d. Pengendalian,
yaitu usaha yang tersistematis dari perusahaan untuk mencapai tujuanya denga
cara membandingkan presentasi kerja dengan rencana dan membuat tindakan yang
tepat untuk mengoreksi pekerjaan yang penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar